√ Teks Eksplanasi (LENGKAP)
Pengertian Teks Eksplanasi
Definisi pengertian Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan-penjelasan tentang proses mengapa dan bagaimana dari suatu topik yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam maupun sosial yang terjadi di kehidupan kita setiap harinya.
Teks eksplanasi juga merupakan teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya bisa terjadi. Suatu peristiwa baik peristiwa alam maupun sosial yang terjadi disekitar lingukungan kita, biasanya selalu mempunyai hubungan sebab akibat dan proses.
Teks eksplanasi juga merupakan teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya bisa terjadi. Suatu peristiwa baik peristiwa alam maupun sosial yang terjadi disekitar lingukungan kita, biasanya selalu mempunyai hubungan sebab akibat dan proses.
Kalau kita lihat, banyak sekali fenomena-fenomena yang ada disekitar lingkungan kita. Bahkan setiap tahun ada saja fenomena-fenomena baru tentu yang sangat berhubungan langsung dengan fenomena sosial ya, kalau fenomena-fenomena alam jarang sekali ada hal-hal yang baru.
Terjadi suatu fenomena bisa disebabkan oleh karena adanya interaksi entah itu antar kondisi alam, antara manusia dengan alam, atau pun juga antara manusia dengan manusia.
Tentunya kita sebagai makhluk hidup yang diberi akal dan pikiran oleh Tuhan, kita perlu untuk mempelajari semua fenomena-fenomena yang terjadi tersebut dan bisa mengambil sebuah pelajaran dari hal tersebut.
Semua fenomena-fenomena tersebut pasti memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Semua fenomena tersebut tidak hanya kita rasakan dan nikmati saja, tapi juga harus kita pelajari secara mendalam mengapa dan bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi
Struktur Teks Eksplanasi

Struktur yang terdapat dalam sebuah teks eksplanasi yaitu terdiri dari 3 bagian utama yang tersusun secara hierarki, runtut, dan logis, mulai dari yang paling awal sampai akhir. Artinya, sudah menjadi suatu aturan yang pasti bahwa bagian yang satu tidak boleh bertukar tempat dengan bagian yang lain dalam struktur tersebut. Karena, jika hal ini sampai terjadi, maka suatu teks tidak akan layak dipandang/disebut sebagai teks eksplanasi. Apalagi, selain teks eksplanasi ini, terdapat juga beberapa jenis teks lainnya yang masing-masing mempunyai struktur yang berbeda.
Pertanyataan Umum
Dalam sebuah teks eksplanasi, pernyataan umum dapat juga disebut sebagai bagian pembukaan pembahasaan yang akan dibahas dari suatu teks. Bagian pembukaan ini berfungsi untuk memberikan gambaran awal dari fenomena yang diceritakan atau yang akan dibahas lewat suatu teks eksplanasi. Gambaran yang dimaksud adalah umumnya memberikan suatu definisi atau penjelasan tentang fenomena yang hendak dibahas. Bahasa dari pembukaan harus bersifat ringkas, jelas, dan menarik, agar dapat menarik minat para pembaca untuk membaca teks sampai tuntas.
Deretan Penjelasan
Bagian ini adalah isi dari sebuah teks eksplanasi yang memuat secara mendetail atau mendalam tentang suatu proses keberadaan atau penyebab terjadinya suatu fenomena tersebut. Jadi, bagian ini berfungsi untuk bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan "bagaimana", yang penjelasannya dapat memberikan suatu jawaban tentang proses terjadinya fenomena tersebut.
Penutup
Bagian penutup dalam sebauh teks eksplanasi biasanya berbentuk interpretasi yang berisikan suatu pertanyaan, tanggapan, atau pun kesimpulan tentang topik/proses dari fenomena yang diceritakan tersebut. Namun, pada bagian ini sifatnya opsional (pilihan), artinya bukan menjadi suatu keharusan untuk dimasukkan dalam uraian-uraian teks eksplanasi.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Adapun ciri-ciri teks eksplanasi yaitu:
- Strukturnya teksnya terdiri atas pernyataan umum, mempunyai sebab akibat dan interpretasi.
- Informasi yang dimuat dalam teks harus berdasarkan fakta atau kenyataan.
- Fakta dalam teks tersebut memuat informasi yang bersifat ilmiah.
Kaidah Kebahasaan atau ciri-ciri bahasa yang digunakan dalam sebuah teks ekplenasi umumnya terdiri, sebagai berikut:
- Memuat sebuah informasi berdasarkan fakta yang ada
- Membahas suatu informasi yang bersifat ilmiah
- Bersifat informatif dan tidak mencoba mempengaruhi para pembaca untuk mempercayainya
- Menggunakan kata sequence markers, seperti pertama, berikutnya, terakhir atau pertama, kedua, ketiga dan lain sebagainya
- Fokus pada hal-hal umum, bukan partisipan manusia , seperti tanah longsor, gempa bumi, banjir, dan juga hujan
- Lebih banyak memakai kata kerja yang bersifat material dan relasional (kata kerja aktif)
- Menggunakan kata konjungsi waktu dan kausal, seperti jika, bila, sehingga, sebelum, pertama, dan juga kemudian
- Menggunakan kalimat yang pasif
- Teks eksplanasi biasanya ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang dipaparkan tersebut terbukti memang benar adanya
Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Strukturnya
Gempa Bumi
Pernyataan Umum :
Gempa bumi adalah merupakan suatu getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar permukaan bumi.
Peristiwa alam ini sering kali terjadi pada daerah yang berada dekat dengan gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan di daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.
Deretan Penjelasan Sebab Akibat :
Gempa bumi tini terjadi karena adannya suatu pergesaran atau gerakan dari lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Selain itu, gempa bumi ini juga terjadi begitu cepat dengan dampak yang ditimbulkan sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.
Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkkan menjadi dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.
Gempa tektonik terjadi karena adanya lapisan dari kerak bumi yang menjadi lunak sehingga mengalami pergeseran atau pergerakan. Teori “Tektonik Plate” menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan-lapisan buatan.
Sebagian besar dari daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan juga mengapung dilapisan, seperti halnya dengan salju. Lapisan ini akan bergerak sangat lambat sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan antara satu sama lain.
Itulah yang menyebabkan mengapa gempa bumi ini dapat terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik dapat terjadi dikarenakan adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat dan besar. Gempa vulkanik ini lebih jarang sekali terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.
Interpretasi :
Gempa bumi dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa bumi cenderung terjadi ditempat-tempat tertentu saja, seperti pada perbatasan plat Pacifik. Tempat ini sering dikenal dengan lingkaran api karena banyak terdapat gunung berapi.
Komentar
Posting Komentar